Warung Bebas

Jumat, 02 Desember 2011

Khasiat Daun dan Buah Sirsak

Berikut uraian kandungan gizi dan kegunaan buah, bunga dan biji  sirsak / sirsat untuk kesehatan terutama untuk pengobatan kanker, ambeien, sakit liver, bisul, eksim, rematik, sakit pinggang, dll


Nama Umum : Buah sirsak / sirsat
Nama Latin :  Annona muricata L

Nama lain : Soursop (Inggris), Corossol atau Anone (Perancis), Zuurzak (Belanda)  guanĂ¡bana (Spanish), graviola (Portuguese), Brazilian Paw Paw, Corossolier, Guanavana, Toge-Banreisi, Durian benggala, Nangka blanda, and Nangka londa.

Sirsak / SirsatKandungan Gizi  buah sirsak adalah sbb:
Buah sirsak terdiri dari 67,5 persen daging buah, 20 persen kulit buah, 8,5 persen biji buah, dan 4 persen inti buah.
Setelah air, kandungan zat gizi yang terbanyak dalam sirsak adalah karbohidrat. Salah satu jenis karbohidrat pada buah sirsak adalah gula pereduksi (glukosa dan fruktosa) dengan kadar 81,9 – 93,6 persen dari kandungan gula total.
Buah sirsak mengandung sangat sedikit lemak (0,3 g/100 g), sehingga sangat baik untuk kesehatan. Rasa asam pada sirsak berasal dari asam organik non volatil, terutama asam malat, asam sitrat, dan asam isositrat.
Vitamin yang paling dominan pada buah sirsak adalah vitamin C, yaitu sekitar 20 mg per 100 gram daging buah. Kebutuhan vitamin C per orang per hari (yaitu 60 mg), telah dapat dipenuhi hanya dengan mengkonsumsi 300 gram daging buah sirsak. Kandungan vitamin C yang cukup tinggi pada sirsak merupakan antioksidan yang sangat baik untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan memperlambat proses penuaan (tetap awet muda).
Mineral yang cukup dominan adalah fosfor dan kalsium, masing-masing sebesar 27 dan 14 mg/100 g. Kedua mineral tersebut penting untuk pembentukan massa tulang, sehingga berguna untuk membentuk tulang yang kuat serta menghambat osteoporosis.

Selain komponen gizi, buah sirsak juga sangat kaya akan komponen non gizi. Salah satu diantaranya adalah mengandung banyak serat pangan (dietary fiber), yaitu mencapai 3,3 g/ 100 g daging buah.
Konsumsi 100 g daging buah dapat memenuhi 13 persen kebutuhan serat pangan sehari. Buah sirsak merupakan buah yang kaya akan senyawa fitokimia, sehingga dapat dipastikan bahwa buah tersebut sangat banyak manfaatnya bagi kesehatan.
Senyawa fitokimia tersebut dipastikan memiliki khasiat bagi kesehatan, walaupun belum semuanya terbukti secara ilmiah. Berbagai manfaat sirsak untuk terapi antara lain pengobatan batu empedu, antisembelit, asam urat, dan meningkatkan selera makan. Selain itu, kandungan seratnya juga berfungsi untuk memperlancar pencernaan, terutama untuk pengobatan sembelit (susah buang air besar).
Sari buah (jus) sirsak di dalam sistem pencerna
Studi di Purdue University membuktikan bahwa daun graviola mampu membunuh sel kanker secara efektif, terutama sel kanker: prostat, pankreas, dan paru-paru.

Hasil riset beberapa universitas itu membuktikan jika pohon ajaib dan buahnya ini bisa:
1. Menyerang sel kanker dengan aman dan efektif secara alami, tanpa rasa mual, berat badan turun, rambut rontok, seperti yang terjadi pada terapi kemo.
2. Melindungi sistim kekebalan tubuh dan mencegah dari infeksi yang mematikan.
3. Energi meningkat dan penampilan fisik membaik.
4. Secara efektif memilih target dan membunuh sel jahat dari 12 tipe kanker yang berbeda, di antaranya kanker usus besar, payudara, prostat, paru-paru, dan pankreas.
5. Daya kerjanya 10.000 kali lebih kuat dalam memperlambat pertumbuhan sel kanker dibandingkan dengan adriamycin dan terapi kemo yang biasa digunakan.
6. Tidak seperti terapi kemo, sari buah ini secara selektif hanya memburu dan membunuh sel-sel jahat dan tidak membahayakan atau membunuh sel-sel sehat.

Resep2 pengobatan tradisional dengan sirsak sbb

1. Pengobatan Kanker.
10 lembar daun sirsak yg tua direbus dengan 3 gelas air hingga tersisa 1 gelas, minum 2 kali per hari selama 2 minggu. Daun sirsak ini katanya sifatnya seperti kemoterapi, bahkan
lebih hebat lagi karena daun sirsak hanya membunuh sel sel yang tumbuh abnormal dan membiarkan sel sel yang tumbuh normal.


2 Sakit Pinggang.
20 lembar daun sirsak, direbus dengan 5 gelas air sampai mendidih hingga tinggal3 gelas, diminum 1 kali sehari 3/4 gelas.


3.  Bayi Mencret.
Buah-sirsak yang sudah masak. Buah sirsak diperas dan disaring untuk diambil airnya, diminumkan pada bayi yang mencret sebanyak 2-3 sendok makan.


4.  Ambeien.
Buah sirsak yang sudah masak. Peras untuk diambil airnya sebanyak 1 gelas, diminum 2 kali sehari, pagi dan sore.


5. Bisul.
Daun sirsak yang masih muda secukupnya, tempelkan di tempat yang terkena bisul.

6. Anyang-anyangen.
Sirsak setengah masak dan gula pasir secukupnya. Sirsak dikupas dan direbus dengan gula bersama-sama dengan air sebanyak 2 gelas, disaring dan diminum.


7. Sakit Kandung Air Seni.
Buah sirsak setengah masak, gula dan garam secukupnya. Semua bahan tersebut dimasak dibuat kolak. Dimakan biasa, dan dilakukan secara rutin setiap hari selama 1 minggu berturut-turut.
8. Penyakit Liver.  Puasa makanan lain, hanya minum juice sirsak selama 1 minggu

9. Eksim dan Rematik.  Tumbuk daun sirsak sampai halus dan tempelkan di bagian yang sakit

10. Bunga sirsak dapat digunakan utk menyembuhkan katarak tapi bagaimana penggunaannya saya belom tau.  Kalo saya sudah dapatkan resepnya akan saya tambahkan di sini.

Konsumsi daun sirsak bukan hanya untuk para pasien, tetapi juga baik bagi orang sehat. Menurut Ervizal AM Zuhud, kasiat daun sirsak bagi orang sehat, ‘Menambah kekebalan tubuh dan mencegah asam urat. Bagi pria, daun sirsak menambah jumlah dan memperkuat sperma.’ (http://maramissetiawan.wordpress.com/2011/01/21/khasiat-sirsak-14-daun-sirsak-lebih-kuat-10-000-kali-daripada-kemoterapi/)

Diet Golongan Darah (cobain aja saat program H, sapa tau memperbaiki sistem reproduksi)

Diet golongan darah ditemukan olah Dr Peter D’Adamo, penulis “Eat Right for Your Type“. Menurutnya, reaksi kimia terjadi antara darah dan makanan yang Anda makan. Reaksi ini merupakan bagian dari warisan genetis. Reaksi ini disebabkan oleh faktor yang disebut Lektin. Lektin dan beragam protein yang ditemukan dalam makanan memiliki sifat aglutinasi yang mempengaruhi darah Anda. Jadi, ketika Anda makan makanan yang mengandung lektin protein yang tidak cocok dengan tipe antigen darah Anda, maka laktin mulai mengaglutinasi sel-sel darah dan ini akan menyebabkan berbagai masalah kesehatan. dari sinilah konsep diet golongan darah bermula.

Diet golongan darah O

Golongan darah O diyakini oleh D’Adamo sebagai kelompok hunter (pemburu), golongan darah yang pertama kali muncul pada manusia. Diet golongan darah o merekomendasikan bahwa golongan darah O adalah diet dengan protein tinggi. D’Adamo mendasarkan ini pada keyakinan bahwa golongan darah O adalah tipe darah yang pertama ada di muka bumi, berasal 30.000 tahun yang lalu.
Pemilik golongan darah ini biasanya cenderung berprestasi tinggi, seorang yang aktif dan terorganisir.
Olahraga yang cocok untuk diet golongan darah O adalah latihan kardio: jogging, bersepeda, berenang, atau jalan cepat. Latihan di pagi hari lebih baik daripada malam hari.


Menu diet golongan darah O
Profile diet: rendah karbohidrat dan tinggi protein.

Sangat Bermanfaat (makanan yang mempunyai efek sebagai obat untuk diet golongan darah O):
jahe, kailan, kunyit, Daging (sapi, kerbau, rusa, domba, anak sapi), Brokoli, ubi, waluh, selada, lobak china, bluberi, rumput laut, ganggang laut, ceri, jambu biji, kacang merah, bumbu kari, kacang polong, semua jenis bawang.

Netral (makanan yang tidak bereaksi apapun untuk diet golongan darah O):
Ikan mas, belut, lobster, ikan tuna, bubur gandum, beras, kue beras, roti beras, tepung gandum, ikan sardine, udang, telur (ayam, bebek), mentega, kacang (hitam, merah, buncis, kedelai), tempe, tahu, susu kedelai, terung, tomat, labu, Daging (ayam, bebek, kambing, angsa, kalkun, kelinci)

Hindari (makanan yang beraksi negatif untuk diet golongan darah O):
Daging babi, kacang tanah, kacang mede, kuaci, laichi, kentang, mentimun, kembang kol, kerang, kodok, gurita, telur (angsa, puyuh), es krim, keju, susu sapi, yoghurt(semua jenis), minyak kelapa, penyu, minyak jagung, jagung, jamur, blewah, jeruk mandarin, pisang raja, pare, anggur putih, kecap, kopi, minuman keras,cumi-cumi, sotong, bunga brokoli.

Diet golongan darah A

Golongan darah A disebut cultivator (penggarap tanah,bercocok tanah) oleh D’Adamo, golongan darah A berkembang pada zaman pertanian, sekitar 20.000 tahun yang lalu. Diet golongan darah merekomendasikan bahwa individu-individu yang sedang melakukan diet golongan darah A diharuskan memperbanyak makan sayuran dan menghindari daging merah, asupan makanan diarahkan lebih ke arah vegetarian.
Orang dengan golongan darah A cenderung sangat kreatif, sangat sensitif, dan pemecah masalah yang baik.
para pemilik golongan darah A cenderung lebih cocok melakukan olahraga yang santai selama 30 menit, seperti yoga, tai chi, berjalan, dan olahraga outdoor. Pemilik golongan darah ini kurang aktif dalam berolahraga.


Menu diet golongan darah A
profile Diet: rendah lemak dan tinggi kerbohidrat

Sangat Bermanfaat (makanan yang mempunyai efek sebagai obat untuk diet golongan darah A):
Bayam, kacang tanah, kacang buncis, kacang/ susu kedelai, tahu, ikan mas, ikan sardine, (Siput, jus nanas, mangga, pisang, jeruk limau & sitrun),tempe, tepung beras, bluberi,brokoli, wortel, minyak zaitun.

Netral:
Ikan tuna, telur puyuh, biji wijen, labu, bawang merah, mentimun, talas, anggur (semua jenis), melon, blewah, pir, delima, kiwi, kurma, strowberi, kesemek, jambu biji, Daging (ayam, burung unta, belibis kalkun,burung dara), telur ayam & bebek, biji bunga matahari, roti gandum, kacang ercis / kapri, jagung, tapioka.

Hindari:
Daging (sapi,angsa, kelinci, ayam hutan, kerbau, domba, bebek), lobster, belut, kodok, keju, es krim, susu, murni, kelapa/ santan, melon madu, pisang (raja), pepaya,acar, terung, tomat, ubi, gurita, kepiting, kentang, jeruk, udang, cumi- cumi, mentega, susu sapi, pare, air soda.

Diet golongan darah B

Golongan darah B, menurut D’Adamo disebut dengan tipe nomad (pengembara). Golongan darah ini terkait dengan sistem kekebalan yang kuat dan sistem pencernaan yang fleksibel. Menurut teori diet golongan darah , orang dengan golongan darah B adalah satu satunya orang yang bisa berkembang dengan baik dengan produk susu. Diperkirakan golongan darah B berasal kira kira 10.000 tahun yang lalu.
Pemilik golongan darah ini cenderung sangat praktis, seorang yang tidak suka bertele tele dalam banyak hal.
Olahraga yang cocok untuk diet golongan darah B adalah latihan moderat, yang menggunakan tubuh dan otak. Olahraga seperti balet, menari dapat dilakukan untuk menunjang diet golongan darah B.

Menu diet golongan darah B
Profile diet: Susu & produk olahan susu

Sangat Bermanfaat (makanan yang mempunyai efek sebagai obat untuk diet golongan darah B):
Kembang kol, terung, teh hijau, kue beras, brokoli, ubi, wortel, Daging (kambing, domba, kelinci, rusa),buburgandum, Ikan laut, susu sapi, keju, roti essene.

Netral (makanan yang tidak bereaksi apapun untuk diet golongan darah B):
Telur ayam, roti beras, bayam, brokoli, selada, mentimun, labu, kentang, sawi,Cumi-cumi, ikan mas, ikan tuna, mentega, keju, mangga, melon, Daging (sapi, kerbau, kalkun, hati anak sapi), jeruk, pir,kacang merah, kacang buncis, tepung beras, kurma, jambu biji.

Hindari:
Daging (bebek, ayam, angsa, belibis, babi, kuda, keong, kepiting, siput, kacang tanah,roti gandum,tomat, waluh, jagung, air soda, minuman beralkohol avokad, pare, delima, kelapa/ santan, kesemek, belimbing, belut, kodok, gurita, lobster, es krim, telur (bebek, angsa, puyuh), pir.
Diet golongan darah AB

Golongan darah AB, menurut D’Adamo disebut sebagai the enigma (teka-teki, misterius). Golongan darah AB merupakan jenis golongan darah yang terakhir berevolusi, berasal kira kira 1.000 tahun yang lalu. Dalam hal kebutuhan makanan, gologan darah AB diperlakukan sebagai golongan darah yang yang merupakan perantara antara golongan darah A dan B.Orang dengan golongan darah AB memiliki sifat cerdik dan kreatif, memiliki pemikiran yang baik untuk bisnis, mudah bergaul dengan orang.
Dalam diet golongan darah, olahraga yang cocok untuk diet golongan darah O ini adalah yoga atau pilates sekali dalam seminggu, Jogging ringan dapat pula dilakukan dengan intensitas yang lebih sering.


Menu diet golongan darah AB
Profile diet: Menyesuaikan dengan berbagai jenis makanan.

Sangat Bermanfaat (makanan yang mempunyai efek sebagai obat untuk diet golongan darah AB):
Ikan sardin, the hijau, ikan tuna, susu kambing, putih telur (ayam), keju ricotta, krim asam (rendah kalori), anggur merah, Daging (kalkun,domba, kelinci).

Netral (makanan yang tidak bereaksi apapun untuk diet golongan darah AB):
kacang merah, roti beras, bayam, brokoli, selada, mentimun, labu, kentang, sawi, mangga, Cumi-cumi, ikan mas, kacang buncis, tepung beras, ikan tuna, mentega, keju, telur ayam, melon, jeruk, pir, kurma, jambu biji.

Hindari:
Kesemek, Daging (sapi, kerbau, ayam, bebek, angsa, babi, rusa kuda), lobster, kepiting, kodok, mentega, acar, jagung, belimbing, delima, minuman beralkohol, saus tomat, kopi, soda, jambu biji, mangga, kacang hitam, Es krim, telor bebek, pare, pisang, kelapa.

Alternatif Diet Golongan Darah
Mungkin sebagian Anda mulai berfikir bahwa diet ini begitu banyak sekali berpantang makanan dan terasa berat, ada alternatif diet lain yang dapat anda lihat yaitu diet dengan makanan nutrisi yang rendah kalori tanpa membedabedakan golongan darah .

Kamis, 17 November 2011

20 Khasiat Madu Plus Kayu Manis

JAKARTA, KOMPAS.com - Rahasia khasiat madu hingga kini masih menjadi misteri. Bukan hanya orang Timur, masyarakat Barat pun memanfaatkannya untuk penyembuhan. Mau coba resep mereka?
Campuran madu dan kayu manis dipercaya bisa mengobati berbagai penyakit. Madu memang dihasilkan oleh hampir semua negara di dunia. Ayurverdic (penyembuh dengan metode ayurveda) dan pengobatan Yunani telah menggunakan madu sebagai obat selama berabad-abad.
Para ilmuwan saat ini juga mengakui madu sebagai obat yang sangat efektif untuk semua jenis penyakit, meskipun mereka masih menyimpan tanda tanya tentang apa yang sesungguhnya menjadi kekuatan utama madu.
Yang jelas, madu dapat digunakan sebagai obat tanpa menimbulkan efek samping. Menurut para ilmuwan moderen, meskipun rasanya manis, madu aman untuk penderita diabetes bila diberikan dalam dosis yang tepat.
Berikut ini daftar sejumlah penyakit yang dapat diatasi dengan madu dan kayu manis. Menurut Weekly World News semua itu telah diteliti oleh ilmuwan Barat.

1.    Arthritis (radang sendi). Ambil 1 bagian madu dan 2 bagian air suam-suam kuku. Tambahkan 1 sendok teh kecil bubuk kayu manis. Campur madu, air suam kuku dan bubuk kayu manis. Pijat ke bagian yang sakit secara perlahan. Rasa sakit akan berkurang dalam waktu 1 atau 2 menit. Atau penderita arthritis dapat minum 1 cangkir air panas dengan 2 sendok madu dan 1 sendok teh kecil bubuk kayu manis setiap hari, pagi dan malam. Bila diminum teratur, ramuan ini dapat mengobati penyakit arthritis kronis. Penelitian terakhir Copenhagen University menggunakan campuran 1 sendok makan madu dan _ sendok teh bubuk kayu manis yang diberikan kepada pasien sebelum sarapan. Hasilnya dalam seminggu 73 dari 200 pasien yang diobati sembuh total.  Kebanyakan pasien yang tidak dapat berjalan atau bergerak karena arthritis dapat berjalan tanpa rasa sakit.

2.    Kerontokan Rambut.  Orang yang mengalami kerontokan rambut atau kebotakan dapat memakai campuran minyak zaitun panas, 1 sendok makan madu dan 1 sendok teh bubuk kayu manis  sebelum mandi. Oleskan di kepala dan diamkan selama kira-kira 15 menit setelah itu baru dibasuh. Penelitian juga membuktikan, ramuan yang didiamkan di kepala selama 5 menit  pun tetap efektif.

3.    Infeksi Kandung Kemih. Campurkan 2 sendok makan bubuk kayu manis dan 1 sendok teh madu ke dalam segelas air suam-suam kuku. Setelah itu diminum. Ramuan ini membunuh kuman-kuman di dalam kandung kemih. 

4.    Sakit Gigi.    Buat campuran 1 sendok teh bubuk kayu manis dan 5 sendok teh madu. Oleskan ramuan tersebut pada gigi yang sakit. Pemakaian ramuan ini dapat dilakukan 3 kali sehari setiap hari sampai gigi berhenti sakit.

5.    Kolesterol.  Kadar kolesterol darah dapat diturunkan dengan 2 sendok makan madu dan 3 sendok teh bubuk kayu manis yang dicampur dalam 16 ons air teh. Ramuan itu dapat mengurangi kadar kolesterol dalam darah sampai 10% dalam 2 jam. Madu murni yang diminum sehari-hari meringankan gangguan kolesterol.

6.    Pilek.  Pilek ringan dan berat dapat disembuhkan dengan 1 sendok makan madu suam-suam kuku dan _ sendok teh bubuk kayu manis setiap hari selama 3 hari. Ramuan ini dapat menyembuhkan hampir semua batuk dan pilek kronis serta membersihkan sinus. 

7.    Mandul.  
Pengobatan Yunani dan ayurveda telah menggunakan madu selama bertahun-tahun untuk memperkuat semen para pria. Dua sendok makan madu yang diminum secara teratur sebelum tidur, akan berefek menyuburkan. Wanita Jepang, Cina dan Asia Timur yang sulit hamil dan ingin memperkuat rahim, lazim mengkonsumsi bubuk kayu manis sejak  berabad-abad lalu. Wanita yang sulit hamil sebaiknya sesering mungkin mengoleskan madu dan sesendok teh bubuk kayu manis pada gusinya. Kayu manis akan bercampur dengan air ludah dan memasuki tubuh. Ada pasangan suami isteri dari Maryland tidak memiliki keturunan selama 14 tahun dan nyaris putus asa. Ketika mengetahui khasiat kayu manis dan madu, mereka mulai mengkonsumsi ramuan tersebut. Sang isteri mulai mengandung dan melahirkan anak kembar.

8.    Sakit Perut.  Madu yang dicampur bubuk kayu manis dapat mengobati sakit perut. Juga dapat membersihkan perut, serta menyembuhkan bisul sampai akar-akarnya.

9.    Kembung.  Penelitian yang dilakukan di India dan Jepang menyatakan bahwa madu yang diminum  bersama kayu manis dapat mengurangi gas dalam perut. 

10.    Penyakit Jantung.  Oleskan mandu dan bubuk kayu manis pada roti pada waktu sarapan setiap hari. Madu dan kayu manis mengurangi kolesterol dalam pembuluh arteri, dan mengurangi risiko serangan jantung. Orang yang sudah terkena serangan jantung bila mengkonsumsi madu dan kayu manis setiap hari dapat terhindar dari serangan jantung kedua. Konsumsi madu dan kayu manis secara teratus dapat memperlancar pernafasan dan memperkuat detak jantung. Rumah jompo di Amerika dan Kanada, berhasil mengobati penghuninya yang memiliki gangguan pembuluh darah karena  tersumbat, dan berkurang fleksibilitasnya karena usia, dengan ramuan tersebut. (bersambung..)

sumber : http://health.kompas.com/read/2010/08/24/0824337/20.Khasiat.Madu.Plus.Kayu.Manis.I.

Mengapa Sulit Mendapatkan Anak ke 2, 3, 4, dst ?

Banyak pasangan mengeluh, untuk mendapatkan kehamilan anak kedua,lebih sulit dibandingkan anak pertama. Bila sebelumnya langsung "tokcer", kini sangat sulit. Padahal, berbagai cara sudah dilakukan. Dari melepas alat KB, konsultasi ke dokter, minum pil hormon, dan sebagainya.

Apa benar buat mendapatkan anak kedua lebih sulit dibandingkan anak pertama? Mungkin jadi berbeda dan ibu sulit hamil kedua karena situasinya yang berbeda. Sebelumnya, pasangan bebas dari tekanan serta bebas melakukan hubungan seksual kapan saja. Kini selain harus membagi perhatian dan waktu buat si kecil, kadang berbagai masalah muncul. Biasanya setelah kelahiran anak pertama, pasangan akan mendapatkan pengalaman baru. Hal-hal baru inilah yang sering memicu emosi masing-masing.Terutama di pihak istri.

Misalnya, ketika anak sakit, sering menangis, kontan akan menimbulkan kekhawatiran. Lalu muncul perasaan sedih, letih, jengkel, marah, yang bercampur-aduk dan menyebabkan ketidakstabilan emosi. Kondisi emosional yang tak stabil sangat menentukan kesuburan wanita. Sebab, produksi hormon jadi tak stabil.


GANGGUAN HORMONAL

Untuk mengidentifikasi ketidakstabilan produksi hormon pada wanita, bisa dilihat dari siklus haid. Bila siklusnya berubah-ubah, ini merupakan salah satu indikasi terjadinya gangguan kestabilan hormonal.

Kondisi emosional yang terganggu akan menimbulkan impuls listrik di otak yang kemudian tersambung ke pusat hormonal yang juga berada di dalam otak. Akhirnya, pengeluaran hormonal jadi terganggu. Padahal, pengeluaran yang stabil sangat menentukan kematangan sel telur. Bila sel telur tidak matang, maka tidak dapat dibuahi oleh sperma, sebagai awal dari kehamilan.

Andaipun kondisi emosional yang tak stabil hanya terjadi sehari dalam sebulan,tetap saja berpengaruh pada kegagalan kehamilan.Proses pematangan berlangsung secara bertahap dalam satu bulan. Didukung dengan pengeluaran hormon hari demi hari. Jadi, hormon yang keluar harus selalu stabil setiap harinya. Bila sehari saja tak stabil akan mengacaukan pengeluaran hormon dan mengganggu proses pematangan sel telur.

Berbeda dengan wanita, proses pembentukan sperma pada lelaki tidak dipengaruhi kondisi emosionalnya. Meskipun saat itu emosinya sedang jelek, produksi tetap berlangsung dan mampu mematangkan diri sehingga bisa membuahi.


HINDARI STRES

Untuk mengatasi masalah ini sebenarnya sangat mudah. Pasangan, terutama wanita, mau tidak mau harus berusaha mengatasi perasaan emosionalnya. Dengan begitu, kondisinya bisa stabil, stres bisa dihindari, dan diharapkan kematangan sel telur bisa dicapai dengan baik. Wanita yang sering mengalami gangguan haid, misalnya, biasanya akan ditelusuri, ada-tidaknya gangguan pikiran. Entah karena suami di-PHK, anak sakit-sakitan, tinggal dengan mertua, atau hal lain yang membuat haidnya tidak teratur. Penelusuran ini untuk mencari tahu sebab-musabab gangguan emosional yang terjadi.

Memang, sulit untuk mengontrol emosi apalagi bila banyak masalah. Mulai dari si kecil yang terus- menerus sakit, sulit makan, sering rewel, atau hal lain yang dapat memicu kesedihan, kekesalan, bahkan ketertekanan pada si ibu. Untuk memperingan, biasanya dokter memberi obat-obatan penambah hormon. Tetapi, tidak bisa menggantungkan masalah pada obat saja. Perlu usaha dari ibu untuk mengatasi ketidakstabilan emosionalnya.

Selain kondisi emosional si ibu harus baik, kesehatannya juga mesti prima. Sebab, sulitnya kehamilan kedua juga kerap dikarenakan gangguan infeksi di tempat jalannya sperma. Mulai dari vagina, rahim, hingga saluran sel telur. Tapi infeksi pada bagian-bagian tersebut bisa terjadi kapan saja. Baik sebelum atau sesudah kehamilan. Juga, setelah kehamilan anak pertama, kedua, ketiga, dan seterusnya.

Bila ada yang mengaitkan terjadinya infeksi akibat perlukaan saat persalinan,bisa saja terjadi, tapi sangat kecil kemungkinannya. Meski si ibu melahirkannya di dukun beranak, kemungkinan infeksi di saluran lahir sangat kecil terjadi. Malah yang mungkin terinfeksi adalah si bayi, bukan ibunya.
Infeksi lebih mungkin terjadi karena ibu kurang memperhatikan kebersihan vaginanya. Mungkin setelah melahirkan perhatian kebersihan pada alat kelaminnya tersita oleh kehadiran si jabang bayi. Nah, dari situ bisa saja infeksi terjadi, dimulai dari vagina, merembet ke atasnya, yaitu mulut rahim, sehingga terjadi servisitis (infeksi pada rahim), merembet ke rahim, kemudian menjalar ke saluran telur. Baik saluran kiri maupun kanan. Ini disebut adnexitis (infeksi pada saluran telur).


DITIUP & OPERASI

Pada permulaan infeksi, di situ ada kuman juga sel darah putih. Sel darah putih berkumpul untuk melawan kuman penyebab infeksi. Sel darah putih ini adalah tentara bagi tubuh kita. Dia sebagai pertahanan untuk membasmi makhluk asing yang datang. Sperma pun dianggap sebagai makhluk asing sehingga akan dilawan dan dihabisi. Sehingga mau tidak mau akan mengurangi kapasitas si wanita untuk bisa terjadi pembuahan.

Seringnya, pada awal infeksi, tidak menimbulkan gejala sehingga yang bersangkutan tidak merasa kalau di alat reproduksinya terinfeksi. Bilapun terdeteksi, seringkali ibu mengobatinya tidak sampai tuntas. Akhirnya terjadi komplikasi semisal perlengketan di alat reproduksi. Ini jelas akan mengganggu fungsinya. Perlengketan pada saluran telur, akan mengganggu jalannya sperma untuk membuahi sel telur. Bisa saja terjadi pembuahan bisa, tapi nantinya akan menghambat sel telur yang sudah dibuahi (hasil konsepsi) berjalan menuju rahim untuk berkembang menjadi embrio. Hasil konsepsi berjalan menuju rahim, harus lewat saluran tersebut.Sehingga bisa terjadi kehamilan di luar kandungan.

Akibat infeksi ini pun bisa menyebabkan perubahan pada organ reproduksi sehingga si ibu mengalami infertilitas sekunder, yakni tidak bisa hamil untuk yang kedua, ketiga, dan selanjutnya.
Untuk mengatasinya, bila belum sampai menimbulkan komplikasi seperti perlengketan ringan di saluran telur, cukup dengan obat yang disemprotkan, istilah awamnya ditiup. Caranya dengan memasukkan obat lewat vagina, menembus rahim hingga sampai ke saluran telur. Diharapkan, saluran telur bisa terbuka. Tapi kalau infeksinya sudah kronis dan sudah menimbulkan komplikasi yakni perlengketan yang penyumbatannya sudah berat, perlu dilakukan pembedahan mikro untuk memperlebar saluran telur agar sperma maupun hasil konsepsi bisa melewatinya dengan mulus.
Demikian pula dengan organ reproduksi lain, selama infeksinya masih ringan, cukup dengan obat. Kalau sudah berat, seperti ada kelainan, perlu tindakan lebih lanjut, semisal operasi.


MENJAGA KEASAMAN VAGINA

Vagina bukanlah tempat yang steril. Di dalamnya terdapat banyak kuman. Yaitu kuman yang baik dan jahat. Kuman yang baik disebut basil doderline dan berfungsi menjaga keseimbangan di dalam vagina. Doderline menyebabkan vagina bersifat asam karena dia mengeluarkan zat-zat yang bersifat asam. Sifat asam ini biasanya tidak disukai oleh kuman yang jahat.

Bila keasaman vagina terjaga, keseimbangan antara kuman baik dan jahat pun senantiasa selaras dan infeksi bisa dihindarkan. Tapi kalau kuman jahat dapat tambahan dari luar, mungkin lewat hubungan seksual dengan pasangan yang tidak sehat kelaminnya, maka populasi antara kuman jahat dan baik tidak seimbang lagi.Karena musuhnya jadi lebih banyak, maka basil doderline kalah dan suasananya tidak asam lagi.

Terlalu sering mencuci vagina dengan pencuci khusus yang mengandung zat kimia pun,bisa membunuh doderline. Misalnya, vagina dicuci dengan sabun sembarangan yang rata-rata bersifat basa. Asam ditimpa basa, maka akan jadi netral, sehingga doderline pun mati. Sayangnya, orang sering salah kaprah, sering mencuci vagina dengan sabun. Mencuci vagina cukup dengan air bersih saja. Sesekali, boleh menggunakan pencuci vagina.


JARAK IDEAL 2 TH

Sebenarnya untuk memberi jarak antara kelahiran anak pertama dengan anak kedua, tergantung pada putusan pasangan yang menjalaninya. Idealnya beri jarak 2 tahun. Pertimbangannya, setelah melahirkan, semua organ kembali dianggap ke kondisi normal memakan waktu 2 tahun. Dengan begitu diharapkan kehamilan yang kedua tidak mengalami komplikasi karena kurang normalnya alat reproduksi.

Pertimbangan lain, agar si bayi dapat ASI yang cukup. ASI cukup didapat anak kira-kira sampai satu tahun. Nah, satu tahunnya lagi untuk mempersiapkan kehamilan berikutnya. Kehamilan merupakan beban yang sangat berat. Jadi, ibu harus siap betul untuk menjalaninya kembali.

Langkah langkah yang harus di lakukan adalah dengan diawali oleh pemeriksaan infertilitas dasar, yaitu pemeriksaan sperma dan roentgen saluran tuba ( HSG ). Setelah haid teratur dan pemeriksaan dasar infertilitas dipastikan normal, kita jalankan program hamil. Saat itu tentunya dengan bantuan dokter. Semoga berhasil.

sumber : http://www.anak-ibu.com/panduan/sulit-mendapatkan-anak-kedua

Minggu, 18 September 2011

Apa Penyebab Sel Telur Sulit Matang?

Anovulasi atau sel telur sulit matang mempengaruhi sekitar enam hingga lima belas persen wanita pada usia atau masa subur. Anovulasi mengacu pada suatu kondisi yang mempengaruhi sistem reproduksi wanita, dimana sel telur sulit matang sehingga tidak ada telur yang dilepaskan dari ovarium dan masuk ke saluran tuba untuk dibuahi atau dikeluarkan ketika haid. Hal ini dapat mengakibatkan wanita menjadi sulit hamil, karena tidak adanya sel telur yang akan dibuahi. Sedangkan bagi wanita yang memiliki ovulasi tidak teratur, mereka masih memiliki kesempatan untuk hamil, karena mereka masih bisa berovulasi meskipun jarang terjadi.

Sel telur sulit matang pada umumnya disebabkan oleh gangguan ketidakseimbangan hormon dalam tubuh. Hormon tubuh seperti estrogen dan progesteron membantu untuk memicu siklus reproduksi tubuh Anda, termasuk ovulasi (pelepasan sel telur yang telah matang) dan menstruasi.
Berikut beberapa gangguan ketidakseimbangan hormon yang dapat menyebabkan sel telur sulit matang:
  1. Polycystic Ovary Syndrome. Polycystic Ovarium Syndrome (PCOS) merupakan sindrom yang dapat mengakibatkan seorang wanita mengalami ketidaksemibangan hormon. Karena hormon dalam tubuh tidak seimbang, pelepasan sel telur pun terhambat karena sel telur sulit matang. Hal ini membuat haid menjadi tidak teratur dan menyebabkan ketidakseburan, sehingga membuat wanita sulit hamil. Sekitar 90 persen kasus anovulasi (sel telur sulit matang) disebabkan oleh PCOS dan biasanya terjadi secara turun-temurun.
  2. Luteinised Unruptured Follicle Syndrome. Dalam beberapa kasus, sel telur mungkin telah matang, namun folikel gagal untuk melepaskanya, sehingga sel telur tidak dapat dibuahi. Hal inilah yang disebut dengan Luteinised Unruptured Follicle Syndrome (LUFS).
  3. Obesitas. Banyak studi yang menunjukan bahwa obesitas memiliki hubungan dengan anovulasi (sel telur sulit matang) pada wanita. Obesitas atau kegemukan dapat menyebabkan ketidakseimbangan hormon, yang berpengaruh pada kesuburan wanita. Selain itu, kelebihan berat badan juga akan menimbulkan disfungsi ovarium.
  4. Gangguan makan. Gangguan makan seperti anokresia atau bulmia dapat menggangu bahkan menghentikan siklus haid wanita. Tidak ada siklus haid, berarti tidak ada ovulasi. Tanpa ovulasi, wanita akan sulit hamil.
  5. Usia. Pertambahan usia dapat mempengaruhi jumlah pasokan sel telur yang dapat dihasilkan. Pertambahan usia juga membuat kesuburan wanita menurun. Hal ini mengakibatkan terganggunya siklus haid bulanan karena tidak adanya ovulasi.
  6. Ovarian hypofunction. Ovarian hypofunction merupakan penurunan fungsi dari ovarium, termasuk penurunan produksi hormon yang disebabkan oleh faktor genetik seperti kelainan kromosom ataupun fungsi ovarium normal. Hal ini akan menyebabkan wanita sulit hamil, karena ovarian hypofunction juga dapat menyebabkan sel telur sulit matang.
  7. Stres. Stres dapat mempengaruhi kerja hormon dalam tubuh, termasuk hormon yang berhubungan dengan sistem reproduksi. Hal ini menyebabkan gangguan pada siklus haid normal karena ovulasi menjadi tidak teratur. Sehingga jumlah sel telur yang belum matang pun meningkat.

Sumber : http://kehamilan.org/wawasan-kehamilan/98-penyebab-sel-telur-sulit-matang.html

Rabu, 29 Juni 2011

KESUBURAN (FERTILITAS)

Definisi

  1. Fertilitas
    Kemampuan seorang istri untuk menjadi hamil oleh dan melahirkan bayi hidup dari suami yang mampu menghamilinya.
  2. Infertilitas
    Kemampuan reproduksi terganggu, artinya meski pun dapat terjadi pembuahan, tetapi kehamilan yang terjadi terganggu dalam perjalanannya dan berakhir dengan keguguran atau lahirnya bayi yang mati.
  3. Pasangan infertil
    Pasangan suami-istri yang meski dengan sanggama teratur tanpa pemakaian kontrasepsi, dalam masa 12 bulan berturut-turut tak menghasilkan kehamilan dan/atau melahirkan bayi hidup.
Penyebab ketidaksuburan (infertilitas)
Penyebab infertilitas dapat berasal dari pihak istri maupun suami atau kedua-duanya. Kurang lebih 50% infertilitas disebabkan dari pihak istri, 40% dari pihak suami dan 10% tidak terjelaskan (infertilitas idiopatik). Penyebab infertilitas dari pihak istri biasanya adalah : tuba Falloppii tidak normal, ovulasi tidak normal, adanya endometriosis, organ-organ reproduksi tidak normal (vagina, serviks, korpus atau endometrium ), masalah imunologi dan psikologi. Sedangkan penyebab pada pihak suami biasanya adalah jumlah dan mutu sperma yang tidak normal serta masalah psikologi.
Infertilitas dapat disebabkan oleh :
  1. Gangguan pada hubungan seksual , dapat berupa kesalahan teknik sanggama yang menyebabkan penetrasi tak sempurna ke vagina, impotensi, ejakulasi prekoks, vaginismus, kegagalan ejakulasi, dan kelainan anatomik seperti hipospadia, epispadia, penyakit Peyronie.
  2. Gangguan pada pria .
    Jumlah spermatozoa dan transportasinya yang abnormal
    • Jumlah sperma kurang < 20 juta (oligozoospermia), gerak spermatozoa lemah dan lambat (astenozoospermia), atau bentuk spermatozoa abnormal (teratozoospermia ), volume sperma < 2 ml, kandungan fruktosanya < 1.200 mg/ml.
    • Varikokel
    • Getah serviks sedikit jumlah
    • Ejakulasi membalik (retrogad )
    • Hormon abnormal
  3. Gangguan ovulasi dan hormonal lain .
    Pembuahan tidak akan terjadi bila istri tidak menghasilkan sel telur (ovum) yang dapat dibuahi. Kegagalan ovulasi dapat bersifat primer yang berasal dari ovarium seperti penyakit ovarium polikistik, atau bersifat sekunder akibat kelainan pada poros hipotalamus-hipofisis.
    • Gangguan ovulasi hipotalamik
      Kegagalan hipotalamus untuk memicu ovulasi adalah masalah gangguan ovulasi yang paling sering terjadi. Gejala-gejala klinisnya adalah amenorea atau oligomenorea, SBB abnormal, kadar LH dan FSH rendah.
    • Penyakit ovarium polikistik
      Gejalanya adalah dilihat dari gambaran USG ovarium membesar dengan banyak kista, peneraan kadar hormon FSH yang rendah, nisbah LH/FSH 2:1 atau 3:1 dan kadangkala dengan peningkatan kadar prolaktin.
    • Hiperprolaktinemiaatau peningkatan kadar prolaktin serum dapat menyebabkan galaktorea dan mengganggu fungsi ovulasi.
    • Hiperandrogenemia dengan gejala klinis peningkatan kadar androgen serum, virilisasi, hirsutisme, gangguan haid.
    • Gangguan ovarium dini. Ovarium menghasilkan sel telur yang tidak matang.
    • Gangguan fase luteal. Ovulasi terjadi secara normal tetapi ovarium tidak menghasilkan progesteron yang memadai untuk implantasi
    • Pemecahan kantong telur (folikel) dini sehingga menghasilkan sel telur yang tidak matang
    • Sindrom kantong telur matang tak pecah sehingga sel telur tidak dapat dikeluarkan dari kantong telur matang.
  4. Endometriosis
    Terutama pada endometriosis derajat sedang dan berat dapat mengganggu fertilitas.
  5. Infeksi TORSH-KM (toksoplasma, rubella, sitomegalus, herpes simpleks, klamidia, mikoplasma)
  6. Kelainan pada tempat implantasi: uterus dan endometrium. Bentuk uterus abnormal, miom (tumor jinak) rahim, kerusakan serviks, kelainan kongenital, endometriosis, dan perlekatan uterus.
  7. Kelainan pada saluran telur (tuba Falloppii)
    Hipoplasia kongenital, penempelan fimbria (ujung saluran telur), hambatan tuba karena salpingitis atau peritonitis pelvis, appendisitis, sterilisasi tuba, tuba spasme.
  8. Gangguan peritoneum
    Gangguan imunitas, adanya zat anti terhadap spermatozoa.
Pemeriksaan ketidaksuburan (infertilitas)
Pada tahap awal sebaiknya pasutri memeriksakan diri secara bersama-sama, kemudian pemeriksaan suami dan istri dilakukan terpisah. Tahapan pemeriksaan adalah :
I. Tahap wawancara
Tahap awal merupakan wawancara untuk pengumpulan data-data pasien tentang jatidiri, riwayat kesehatan, riwayat perkawinan terdahulu dan sekarang, riwayat infertilitas, riwayat hubungan seksual, dan riwayat reproduksi.
II. Tahap pemeriksaan fisik
Pemeriksaan fisik baik suami maupun istri meliputi :
  1. Keadaan fisik secara umum, seperti tinggi, berat, sebaran rambut, dll.
  2. Keadaan alat-alat reproduksi, seperti testis, vagina, klitoris, rahim, dll.
III.Tahap pemeriksaan laboratorium
  1. Pria Analisis sperma untuk mengetahui mutu air mani dan spermatozoanya, meliputi jumlah sperma/ml, bentuk, gerakan, jumlah dan persentase yang hidup serta pencairan air mani.
  2. Wanita
    • Pemantauan ovulasi, untuk menentukan apakah ovarium menghasilkan sel telur yang matang. Pemantauan ovulasi ini dapat dilakukan dengan beberapa cara :
      1. Riwayat siklus haid: siklus haid yang teratur dan normal, nyeri per-tengahan siklus, perdarahan atau peningkatan luah atau cairan va-gina (vaginal discharge), mastalgia prahaid menandakan ovulasi telah terjadi.
      2. Uji pakis: pemeriksaan pada hari ke-23-28 siklus haid, istri diminta datang untuk pengambilan getah serviks dari kanal endoserviks ke-mudian dikeringkan pada gelas objek dan diperiksa pengaruh estro-gen. Jika tidak terdapat pola daun pakis dan kristal getah serviks berarti ovulasi telah terjadi.
      3. Suhu Basal Badan (SBB): SBB diperiksa setiap bangun pagi hari se-belum melakukan aktivitas apapun. Nilainya ditandai pada kertas grafik. Jika wanita berovulasi, grafik akan memperlihatkan pola bifasik dengan tukik pada pertengahan siklus.
      4. Sitologi vagina atau sitologi endoserviks: memantau perubahan pada sel-sel yang tereksfoliasi selama fase luteal (pengaruh progesteron).
      5. Biopsi endometrium (mikrokuretase): dapat dilakukan secara poliklinis dengan pembiusan ringan atau tanpa pembiusan. Dengan memakai kuret kecil. Dilakukan pada 5-7 hari sebelum hari haid berikutnya.
      6. Laparoskopi diagnostik : melihat secara langsung adanya bintik ovu-lasi atau korpus luteum sebagai hasil ovulasi.
      7. Peneraan hormon: menentukan kadar hormon dalam darah, urin mau-pun liur (saliva). Kadar normal dalam satu siklus :
Jenis hormon Fase siklus haid Satuan Praovulasi Ovulasi Pasca ovulasi FSH mUI/ml 5-20 15-45 5-12 LH mUI/ml 5-15 30-40 5-15 PRL ng/ml - 5-25 - E2 pg/ml 25-75 200-600 100-300 P ng/ml <5 5-8 10-30


      1. Histeroskopi: dapat memperlihatkan lukisan endometrium yang bening kekuningan, yang sesuai dengan fase luteal.
      2. Ultrasonografi: dapat memantau perkembangan folikel dan menentukan saat ovulasi. Pemeriksaan dilakukan secara serial.
    • Penilaian rahim dan saluran telur dapat dilakukan dengan beberapa cara :
      1. Biopsi endometrium: selain untuk penilaian ovulasi, juga dapat untuk pemeriksaan histologik lain, misalnya biakan terhadap tuberkulosis, menilai adanya hiperplasia endometrium. Terkadang dijumpai adanya hiperplasia fokal meskipun siklus berovulasi berdasarkan peneraan homon P plasma pada pertengahan fase luteal. Oleh karena itu perlu dilakukan pemeriksan rasio P/E2 dan PRL/E2 bersamaan dengan biopsi endometrium.
      2. Uji insuflasi/pertubasi: CO2 ditiupkan melalui kanal serviks dan dibuat rekaman kymograf terhadap tekanan uterus, perubahan tekanan ber-arti tuba Falloppii paten. Gas ini juga dapat didengar dengan stesto-skop atau dilihat dengan sinar X.
      3. Hidrotubasi: prinsipnya sama dengan pertubasi hanya yang diguna-kan adalah cairan yang mengandung antibiotika Kanamycin 1 gram, deksametason 5 mg dan antipasmodik cair.
      4. Histerosalpingogram: dilakukan pada paro-pertama siklus haid, laru-tan radioopak disuntikkan melalui kanal serviks ke dalam rahim dan saluran telur. Perjalanan larutan tersebut dipantau di layar dengan penguat bayangan.
      5. Histeroskopi : melihat secara langsung keadaan permukaan endome-trium.
      6. Laparoskopi : melihat secara langsung dan menguji patensinya de-ngan menyuntikkan larutan biru metilen atau indigokarmin, dan de-ngan melihat pelimpahannya ke dalam rongga peritoneal. Laparoskopi juga dapat memperlihatkan perlekatan pelvis, endometriosis, dan patologi ovarium tetapi tidak dapat menggambarkan keadaan rongga uterus.
      7. Ultrasonografi atau endosonografi: menilai bentuk, ukuran, serta patologi uterus maupun tebal endometrium.
    • Analisis infeksi TORSH-KM (toksoplasma, rubella, sitomegalus, herpes sim-pleks, klamidia, mikoplasma).
    • Uji pasca-sanggama (UPS) untuk melihat apakah air mani sudah memancar dengan baik ke puncak vagina selama sanggama. UPS dilakukan 2-3 hari sebelum perkiraan ovulasi. Pasien diminta datang 2-8 jam setelah sangga-ma normal. Getah serviks diisap dari kanal endoserviks dan diperiksa de-ngan mikroskop, jika terdapat 20 spermatozoa per lapang pandang besar (LPB= x400) maka kemungkinan hamil cukup besar, antara 1-20 spermatozoa per LPB sudah memuaskan.
    1. Histeroskopi atau teropong rongga rahim
    2. Laparoskopi atau teropong rongga perut
    3. Tuboskopi/Falloposkopi atau teropong rongga salutan telur
    4. Hidrolaparoskopi atau teropong rongga panggul disertai penggenangan cairan
  • IV. Pemeriksaan Lanjutan Pemeriksaan endoskopi adalah pemeriksaan dengan menggunakan alat teleskop (teropong) yang dimasukkan ke dalam rongga tubuh melalui saluran alami (kanal serviks: pada histeroskopi; kanal servik-rongga rahim, mulut saluran telur: pada tuboskopi/Falloposkopi), suatu pembedahan kecil (di daerah pusar atau umbilikus: pada laparoskopi; di puncak cekungan vagina belakang atau forniks posterior: pada hidrolaparoskopi). Ada 4 (empat) macam endoskopi dalam bidang ginekologi:Histeroskopi digunakan untuk melihat keadaan saluran mulut rahim, rongga rahim, mulut dalam saluran telur, besarnya rongga rahim, warna atau kejernihan selaput rahim, untuk membedakan polip endometrium dan leiomiom submukosum; untuk memastikan perlekatan dalam rahim dan kelainan bawaan dalam rahim; untuk me-ngenali kelainan-kelainan pada histerogram; serta untuk penatalaksanaan operasi pada sekat rahim yang menyebabkan keguguran berulang. Laparoskopi digunakan untuk melihat berbagai kelainan di dalam rongga panggul (pelvis) atau rongga perut (abdomen) misalnya kista (tumor) indung telur (ova-rium), tumor rahim (miom uterus), perlekatan di rongga panggul akibat infeksi atau endometriosis, bintil-bintil (lesi) endometriosis yang tidak terlihat dengan alat ultrasonografi, pembengkakan saluran telur (hidrosalpinks), dan juga bebe-rapa kelainan bawaan rahim seperti rahim dua-tanduk (uterus bikornis) atau tiadanya indung telur (agenesis ovarii).Tuboskopi atau Falloposkopi digunakan untuk melihat bagian dalam saluran telur, baik permukaannya maupun rongganya, misalnya adakah perlekatan akibat infeksi, penyempitan bawaan, dan hilangnya bulu getar (silia) selaput lendir (mu-kosa) saluran telur.Hidrolaparoskopi merupakan suatu teknik mutakhir untuk melihat suatu gangguan fungsi dan anatomik ujung saluran telur atau cekungan di belakang rahim (kavum Douglas), misalnya perlekatan ujung saluran telur (fimbria), endometriosis, miom uterus subserum di bagian belakang rahim atau kista ovarium. Pemeriksaan endoskopi tidak dilakukan begitu saja pada semua wanita, melainkan harus dengan dasar yang jelas, misalnya pada wanita infertil yang telah melaku-kan pemeriksaan infertilitas dasar sebelumnya tetapi belum diketahui penyebab infertilnya, dan pada wanita yang diduga adanya endometriosis, miom, tumor atau kanker rahim. Pengobatan ketidaksuburan (infertilitas) Sekitar 50% pasangan infertil dapat berhasil hamil. Hal ini memberikan rasa optimistik baik bagi dokter maupun pasiennya. Tindakan-tindakan diagnostik seringkali pula merupakan rangsangan pengobatan, misalnya pemeriksaan vaginal dan sondase uterus dapat menaikkan laju kehamilan sebesar 10-15%. Uji patensi tuba bersama dengan dilatasi dan kuretase ternyata dapat menggandakan laju pembuahan. Setiap kelainan yang ditemui selama pemeriksaan selalu perlu diobati. Beberapa jenis pengobatan berdasarkan sebab-sebab infertilitas dapat dilihat sebagai berikut:

Penyebab infertilitas Jenis pengobatan Suami Hidrokel Aspirasi atau eksisi Varikokel Ligasi Bendungan vasa atau epididimis Operasi pintas Oligozoospermia FSH dan hCG, FIV dengan SSIS Gangguan spermatogenesis Hindari berendam air panas dan pemakaian celana ketat Istri Tuberkulosis Tuberkulostatika Endometriosis Operasi, koagulasi listrik atau laser, progesteron, danazol, medroksiprogesteron asetat, dehidroretroprogesteron, antiprogestin, anastrosol Miom uterus operabel Operasi konservatif Spasme tuba Hiosin amilnitrit, triemonium Obstruksi tuba Operasi rekonstruksi, FIV Gangguan ovulasi Pemicuan ovulasi (klomifen sitrat, epimestrol, tamoksifen, siklofenil, metformin, pioglutazon, hMG/hCG, FSH-murni, GnRH); pelubangan (drilling) ovarium Keduanya Idiopatik Inseminasi buatan, TAGIT, TAPIT, TAZIT, FIV, SSIS, Adopsi

Pengobatan rekayasa reproduksi
Apabila setelah pemeriksaan dan pengobatan infertilitas masih belum berhasil juga. Pasangan infertil bisa mengambil jalan adopsi atau melakukan rekayasa reproduksi yang merupakan pemecahan terakhir dari penanganan pasangan infertil. Beberapa macam rekayasa reproduksi adalah :
  1. Inseminasi buatan: penaburan spermatozoa suami ke dalam saluran reproduksi istri. Ada 5 macam inseminasi yaitu:
    1. Inseminasi intravaginal: spermatozoa disebarkan ke dalam liang vagina.
    2. Inseminasi paraservikal: spermatozoa ditaburkan ke dalam puncak kubah vagina yang disebut forniks. Bagian ini mengelilingi leher rahim sehingga sangat dekat dengan mulut luar rahim (ostium uteri eksternum).
    3. Inseminasi intraservikal: spermatozoa dimasukkan melalui mulut luar rahim dan ditempatkan di saluran leher rahim (kanal serviks).
    4. Inseminasi intrauterin: spermatozoa yang sudah terpilih dan tersaring dimasukkan melalui mulut luar rahim dan ditempatkan jauh ke dalam, sehingga berada di dalam rongga rahim dekat dengan mulut dalam saluran telur (ostium tuba internum).
    5. Inseminasi intraperitoneal: spermatozoa yang sudah terpilih dan tersaring dimasukkan melalui tembusan di puncak kubah vagina langsung ke dalam rongga perut (rongga peritoneum).
  2. Tandur-alih gamet intra-tuba (TAGIT), yaitu pemindahan benih (sel telur dan spermatozoa) ke dalam saluran telur melalui laparoskopi.
  3. Tandur-alih pronuklei intra-tuba (TAPIT), yaitu pembuahan di luar tubuh (ekstrakorporal) dengan pemindahan pronuklei ke dalam saluran telur melalui laparoskopi.
  4. Tandur-alih zigot intra-tuba (TAZIT), yaitu pembuahan di luar tubuh dengan pemindahan hasil pembuahan (zigot) ke dalam saluran telur melalui laparoskopi.
  5. Fertilisasi in vitro (FIV) atau bayi tabung, yaitu pembuahan di luar tubuh dengan penandur-alihan embrio ke selaput permukaan dalam rongga rahim dengan bantuan kanula kecil melalui saluran leher rahim


-------------
sumber : http://kesehatanwanita.blog.com/tag/infertilitas/

INFERTIL TIDAK SAMA DENGAN MANDUL

Pengertian mandul bagi wanita ialah tidak mampu hamil karena indung telur mengalami kerusakan sehingga tidak mampu memproduksi sel telur. Sementara, arti mandul bagi pria ialah tidak mampu menghasilkan kehamilan karena buah pelir tidak dapat memproduksi sel spermatozoa sama sekali.
Baik pria maupun wanita yang mandul tetap mempunyai fungsi seksual yang normal. Tetapi sebagian orang yang mengetahui dirinya mandul kemudian mengalami gangguan fungsi seksual sebagai akibat hambatan psikis karena menyadari kekurangan yang dialaminya.
Tetapi istilah mandul seringkali digunakan untuk menyebut pasangan suami istri yang belum mempunyai anak walaupun telah lama menikah. Padahal pasangan suami istri yang belum mempunyai anak setelah lama menikah tidak selalu mengalami kemandulan. Yang lebih banyak terjadi adalah pasangan yang infertil atau pasangan yang tidak subur.

Apakah kemandulan dapat diatasi?
Kemandulan tidak dapat diatasi dengan cara apapun. Masalahnya, gangguan yang terjadi berupa kerusakan yang permanen pada buah pelir atau indung telur sehingga masing-masing tidak dapat memproduksi sel spermatozoa atau sel telur. Jadi baik pria maupun wanita yang mengalami kerusakan permanen pada buah pelir atau indung telurnya tidak perlu lagi berupaya mencari pengobatan atau jalan keluar lainnya karena pasti tidak akan berhasil.
Satu hal yang mutlak harus diperhatikan ialah apakah masalah yang terjadi suatu kemandulan ataukah infertilitas (gangguan kesuburan). Kemandulan tidak sama dengan infertilitas (gangguan kesuburan), tetapi kedua istilah ini sering dikacaukan. seringkali pasangan disebut mandul padahal sebenarnya tidak subur (infertil).

Apa yang dimaksud dengan pasangan infertil atau tidak subur?
Dalam keadaan normal dan tanpa menggunakan kontrasepsi, kehamilan terjadi pada 60 % pasangan suami istri dalam waktu 6 bulan, pada 80 % pasangan dalam waktu 9 bulan dan pada sekitar 90 % pasangan suami istri dalam waktu 1 tahun.
Pasangan suami istri yang telah melakukan hubungan seksual secara teratur tanpa kontrasepsi selama satu tahun tetapi belum mampu hamil dan melahirkan anak hidup disebut pasangan infertil atau pasangan tidak subur. Berarti pasangan tersebut mengalami masalah infertilitas (ketidaksuburan).
Pada pasangan infertil, pihak suami masih mempunyai sel spermatozoa tetapi tidak dalam parameter normal karena mengalami suatu gangguan. Di pihak lain, pihak istri masih mempunyai sel telur tetapi mengalami gangguan, misalnya dalam perjalanan untuk masuk ke dalam rahim melalui saluran telur.
Dengan pengertian ini jelaslah perbedaan antara pasangan infertil dengan pasangan mandul. Di masyarakat, tampaknya lebih banyak pasangan infertil dibandingkan dengan pasangan yang benar-benar mandul. Tetapi istilah mandul lebih sering digunakan di masyarakat walaupun yang dimaksud adalah gangguan kesuburan.

Penyebab infertilitas
Banyak faktor yang menjadi penyebab infertilitas sehingga pasangan suami istri tidak mempunyai anak, antara lain:
  • Faktor hubungan seksual, yaitu frekuensi yang tidak teratur (mungkin terlalu sering atau terlalu jarang), gangguan fungsi seksual pria yaitu disfungsi ereksi, ejakulasi dini yang berat, ejakulasi terhambat, ejakulasi retrograde (ejakulasi ke arah kandung kencing), dan gangguan fungsi seksual wanita yaitu dispareunia (sakit saat hubungan seksual) dan vaginismus.
  • Faktor infeksi, berupa infeksi pada sistem seksual dan reproduksi pria maupun wanita, misalnva infeksi pada buah pelir dan infeksi pada rahim.
  • Faktor hormon, berupa gangguan fungsi hormon pada pria maupun wanita sehingga pembentukan sel spermatozoa dan sel telur terganggu.
  • Faktor fisik, berupa benturan atau temperatur atau tekanan pada buah pelir sehingga proses produksi spermatozoa terganggu.
  • Fakror psikis, misalnya stress yang berat sehingga mengganggu pembentukan set spermatozoa dan sel telur.
Untuk menghindari terjadinya gangguan kesuburan pada pria maupun wanita, maka faktor-faktor penyebab tersebut tersebut harus dihindari. Tetapi kalau gangguan kesuburan telah terjadi, diperlukan pemeriksaan yang baik sebelum dapat ditentukan langkah pengobatannya.

Apakah infertilitas dapat diatasi?
Masalah infertilitas sebenarnya adalah masalah gangguan kesuburan pasangan. Gangguan kesuburan mungkin dapat diatasi, mungkin juga tidak dapat diatasi. Hal itu sangat tergantung kepada penyebabnya dan sejauh mana kesuburan telah terganggu.
Berbagai cara dan pengobatan telah tersedia untuk mengatasi gangguan kesuburan, tetapi tidak selalu memberikan hasil yang diharapkan. Sebagai contoh, infertilitas yang disebabkan karena penyumbatan saluran telur. Cara yang ada untuk membuka kembali saluran telur yang tersumbat ternyata tidak memberikan hasil yang baik. Contoh lain, pengobatan gangguan sperma, mungkin memberikan hasil yang baik, mungkin juga tidak. Pengobatan gangguan sperma yang disebabkan karena infeksi pada buah pelir, pada umumnya tidak memuaskan.
Itu berarti tidak semua pasangan infertil dapat mengatasi masalahnya dan dapat mempunyai anak. Karena itu, pada keadaan di mana gangguan kesuburan tidak dapat diatasi, dilakukan cara lain yang merupakan cara pintas. Cara pintas ini tidak lagi bertujuan memperbaiki gangguan kesuburan, melainkan langsung ke tujuan akhir, yaitu menghasilkan kehamilan.
Cara pintas yang tersedia ialah inseminasi buatan dengan menggunakan sperma suami dan tehnik “bayi tabung”. Inseminasi buatan dengan sperma suami dilakukan bila terjadi gangguan kualitas dan kuantitas sperma, gangguan dalam melakukan hubungan seksual sehingga sperma tidak dapat masuk ke vagina, dan gangguan mulut rahim sehingga sel spermatozoa gagal masuk ke dalam rahim.
Cara mendapatkan kehamilan dengan menggunakan tehnik “bayi tabung” telah dikembangkan sejak tahun 1970 oleh dokter Patrick Steptoe dan Prof. Robert Edwards. Delapan tahun kemudian hasil teknologi itu telah menghasilkan seorang bayi wanita. Dalam perkembangannya beberapa cara tehnik “bayi tabung” telah dilakukan, mulai dari GIFT (Gamete Intra-Fallopian Transfer), ZIFT (Zygote Intra-Fallopian Transfer), IVF-ET (In-Vitro Fertilization-Embryo Transfer), sampai ke ICSI (Intra Cytoplasmic Sperm Injection).
Tehnik “bayi tabung” dilakukan bila terjadi gangguan sperma dan gangguan sistem reproduksj wanita yang menghambat pertemuan sel spermatozoa dengan sel telur. Dengan tehnik ini, sel spermatozoa dan sel telur dipertemukan di luar tubuh wanita. Setelah hasil pertemuan itu berkembang, kemudian dimasukkan ke dalam rahim dan berkembang seperti kehamilan normal. Tetapi berbagai cara “bayi tabung” yang ada sampai saat ini, tetap tidak menjamin kehamilan pasti berhasil.
Di masyarakat muncul anggapan salah, seolah-olah tehnik “bayi tabung” adalah segalanya. Seolah-olah dengan cara ini pasangan infertil pasti dapat menjadi hamil dan mempunyai anak. Padahal ternyata tidak demikian. Keberhasilan tehnik “bayi tabung” dengan cara yang paling mutakhir dan di negara maju sekalipun, masih tergolong rendah sementara biaya yang diperlukan sangat tinggi.





-------------------------
sumber : http://kesehatanwanita.blog.com/tag/infertilitas/
 

Aku Ingin Hamil Copyright © 2012 Best Celebrity Wallpaper -- Powered by Blogger